Meja Sablon Murah Meriah Ala Mbah-e Sablon

Meja sablon ini saya buat khusus untuk menyablon/mencetak kertas, plastik, mika, plat, dll, seperti untuk nyablon undangan, plastik bungkus makanan ringan, mika gantungan kunci, plat nomor rumah, dan masih banyak lagi.  Yang jelas kalau untuk menyablon kaos kurang efisien dan meja untuk menyablon kaos nanti ada posting tersendiri.

Berikut ini adalah gambar penampang meja tersebut, Anda bisa menirunya bila berkenan:



Penjepitnya juga sederhana, hanya pakai baut, lebih mudah lagi kalau Anda menggunakan baut kuping.



Demikian... semoga bisa membantu bagi para sabloner pemula yang modalnya masih pas-pasan..

Sablon Cabut Warna (Discharge) Ala Mbah-e Sablon

Anda tukang sablon lawas..?, pasti sudah tahu Sablon discharge atau sablon cabut warna yang maksudnya media kain kaos apabila di sablon tintanya menghilangkan warna dari kaos, dan akan mengganti warnanya sesuai dengan warna tintanya, tinta discharge Anda pasti tahu harganya cukup mahal, trik sablon kali ini adalah eksperimen tentang bagaimana mensiasati harga tinta discharge yang harganya cukup mahal, tapi ingat sebelum di jual pada konsumen sebaiknya Anda melakukan eksperimen dulu, yang sudah saya coba hasil dari eksperimen ini hasilnya cukup bagus dan unik, warnanya seperti batik,

Dibawah ini adalah contoh hasil eksperiman sablon cabut warna tanpa pigmen yang saya beri nama Sablon Cabut Warna (Discharge) Ala Mbah-e Sablon:


Adapun formula oplosannya cukup sederhana:
  1. Emulsifier (bahan pengental tinta sablon, bisa dibeli di toko perlengkapan sablon)
  2. Binder (bahan pengikat pasta dengan pewarna)
  3. Bayclin (pemutih pakaian, banyak dijual ditoko-toko terdekat, yang juga biasa digunakan sebagai penghapus screen, setelah selesai naik cetak)
Sudah itu saja, dan cara buatnya juga mudah, siapkan binder di mangkok plastik, tuangkan bayclin secukupnya, Anda bisa kira-kira sendiri, yang terakhir tuang emulsifir secukupnya (sedikit saja, apabila kurang ketal tambah lagi) dan aduk sampai lumer, dan oplosan tinta / pasta Discharge abal-abal siap untuk digesut pada media kain kaos atau baju, caranya seperti umumnya kita menyablon pada kaos.


Demikian tip dan trik singkat  Sablon cabut warna ala Mbah-e Sablon yang aku dapatkan ilmunya dari hongkong... semoga bermanfaat



Teknik Etsa

Etsa atau Etchant, adalah proses dengan menggunakan larutan asam kuat untuk mengikis bagian permukaan logam yang tak terlindungi untuk menciptakan desain pada logam. Sebagai metode dalam seni grafis, Etsa merupakan teknik paling penting dalam sejarah karya seni grafis Barat (old master prints) dan masih tetap banyak digunakan sampai sekarang.
Sebagai contoh seperti gambar dibawah ini, dalam pembuatannya menggunakan teknit Etsa untuk menciptakan kedalaman pada bidang lekukan.

    
Caranya tidak sulit, hanya membutuhkan ketekunan dan ketelitian, langkah-langkahnya sebagai berikut:
  • Membuat film (klise)
  • Melapisi logam yang akan di Etsa dengan cara disablon tinta.
  • Pengetsaan
  
Membuat film (klise);
Pada bagian ini aplikasi CorelDRAW berperan dalam membuat rancangan gambar maket miniatur logam, dan kita cetak dengan printer laser jet diatas kertas kalkir, hasilnya seperti dibawah ini.



Melapisi logam yang akan di Etsa dengan disablon;
Proses pengabdrukannya bisa lihat disini!, cuma yang dipakai screen halus (T 180 s/d T 200). Setelah proses penyablonan selesai kita keringkan plat diatas kompor, kita pakai penjepit agar tidak panas, usahakan jangan sampai gosong dan melengkung. Setelah itu kita dinginkan, dan pada bagian belakang pelat, kita lapisi dengan cat atau cairan aspal agar tidak ikut tergerus (erosi)

Pengetsaan;
Untuk proses pengetsaan, kita siapkan wadah plastik yang lebarnya kurang lebih dua kali lebar logam. Sebelumnya kita siapkan dulu larutan Etsa:
  • Ferichlorit 2 bagian
  • Air Hangat (bukan panas) 10 bagian
Kita aduk sampai rata, masukkan logamnya, goyangkan perlahan terus, sampai kedalaman yang kita inginkan. Tidak ada ketentuan berapa lama waktu pengetsaan, karena tergantung seberapa dalam yang kita inginkan, dan seberapa pekat larutan yang kita buat. Semakin pekat semakin cepat, tetapi hasil etsa kurang halus. Setelah selesai, kita bersihkan permukaan dan bagian belakang bisa menggunakan amplas, bensin atau thinner, Kalau kita menyablon dengan menggunakan tinta PVC untuk membersihkan atau menghapus menggunakan pelarutnya yaitu Reducer M3.

Demikian....Semoga bermanfaat.

Lebih lengkap tentang Teknik Etsa bisa lihat disini!!

Membuat Sendiri Obat Afdruk Sablon

Mau membuat sendiri obat afdruk sablon seperti Ulano, Autosol ?!... Bisa, obat afdruk sablon  berbentuk pasta yang diberi warna hijau, biru atau ungu. dengan kekentalan tertentu yang disertai cairan berwarna kuning secara terpisah, disebut Sensitizer (yang membuat peka cahaya). Biasanya dikemas dalam botol berisi 200 gram.  Didalam satu kotak kemasan terdapat satu botol berisi emulsi atau pasta dan sebotol kecil Sensitizer. dengan harga lebih kurang Rp. 15.000,- bisa untuk 10 Screen ukuran 40X60 cm, 120 T.

Kalau kebutuhannya sedikit lebih baik beli saja tidak ribet. Tetapi kalau kita usaha sablon dalam skala besar, mungkin perlu untuk membuat sendiri. Terutama yang sering ganti desain, sering menghapus screen pasti pemakaian obat afdruk yang dibutuhkan banyak, oleh sebab itu untuk menghemat biaya kita perlu untuk membuat obat afdruk sendiri.

Bahan yang dibutuhkan:
  1. PVA atau PoliVinyl Alcohol
  2. Chromatin Bichromat
  3. Panci untuk masak air
  4. Pengaduk dari kayu
  5. Pewarna
PVA atau PoliVinyl Alcohol
Bahan baku utama yang digunakan dalam pembuatan PoliVinyl Alcohol adalah Monomer Vinil Asetat.
PVA banyak digunakan untuk:
  1. Lem kertas PVA
  2. Tekstil
  3. Pelapis kertas
  4. Lem untuk kemasan
  5. Lapisan untuk Transfer Paper
  6. Pencampur pada larutan tetes mata
  7. Penguat pada Semen beton
  8. Campuran Ice cream
  9. Campuran penguat pada Coklat
  10. Campuran pada tablet

Membuat Emulsi
kita campur air dengan PVA, banyaknya bagian air menentukan kekentalan emulsi dan untuk mendapatkan kekentalan yang mendekati kekentalan emulsi obat afdruk yang biasa kita beli, harus dicoba dengan cara ditimbang  dengan perbandingan Air dengan PVAadalah 3 : 1
Masukkan campuran air dan PVA di Panci, letakkan diatas api yang sedang sambil diaduk terus sampai kristal PVA larut semua. Kemudian kita dinginkan, baru dilihat kekentalannya. Karena semakin dingin semakin kental. Campurkan pewarna. Bisa memakai pewarna makanan atau pewarna pasta dengan air. Bukan Sumba. Setelah kekentalan cukup dan sudah dingin bisa di kemas.

Membuat Sensitizer
Sensitizer adalah cairan yang peka cahaya, bahan yang dipakai adalah Chromatin Bichromat dicampur air hangat kira-kira perbandingan air banding bubuk Chromatin = 3 : 1.  sampai larut. Kalau setelah dicampur dan diaduk masih belum larut semua berarti airnya harus ditambah lagi, dengan komposisi bisa 4 : 1.  Dan warnanya kuning bening seperti botol kecil pada gambar diatas.
Setelah kedua campuran sudah jadi, kita bisa mulai memasukkan dalam kemasan, siap untuk dipakai sendiri atau dijual. Cara pakainya sama kalau kita memakai Ulano atau merk lainnya.
Selamat mencoba.

Membuat Relief Kaligrafi Sistim Ketok Dari Aluminium & Kuningan

Pada tip dan trik kali ini akan kita ulas sedikit mengenai cara membuat relief kaligrafi ketok dari alumunium dan kuningan. Cara membuat relief dari alumunium atau kuningan ini membutuhkan kesabaran dan ketelitian yang tinggi, tapi bila relief alumunium ataupun kuningan yang kita bikin unik, rapi dan bercitarasa seni yang tinggi nilai jualnya tentu akan mengikutinya. Tahapan pembuatan relief alumunium atau kuningan cukup sederhana, begitu pula alat dan bahannya, tapi untuk bahan lembaran kuningan lebih mahal dari pada alumunium tentunya, disini untuk belajar kita akan menggunakan alumunium dulu, disamping harganya yang murah, bahan lembaran alumunium mudah didapat, karena hampir setiap toko material menjualnya.

Trik kali ini hanya contoh teknik, bahan, alat, motif relief atau huruf kaligrafi yang sederhana, untuk selanjutnya Anda bisa mengembangkan sendiri,

Langkahnya sebagai berikut:
  1. Kita siapkan aluminium bekas master plat percetakan, agak lumayan rata.
  2. Kita mulai membuat relief dengan memotong lembaran alumunium.
  3. Selanjutnya kita luruskan dulu lembaran aluminium yang bergelombang dengan kain, dengan di gosok dan tekan.
  4. Setelah kita ratakan dan luruskan lalu kita potong dengan gunting sesuai dengan kebutuhan.
  5. Setelah dipotong sesuai dengan ukuran yang kita kehendaki, lalu kita  mulai dengan membuat pola 2 buah garis lurus pada sekeliling lembaran alumunium tersebut dengan menggunakan paku yang di buat agak tumpul. 
  6. Setelah itu kita mulai ke langkah berikut dengan membuat border dengan menggores dan tarik garis pada sekelilingnya dengan menekan ( di bawah alumunium harus di beri bantalan seperti: karet tipis, kulit, buku agenda yang lunak, kain beberapa lapis)
  7. Setelah sekeliling huruf selesai kita  garis, lembaran alumunium tersebut kita balik dan kita beri motif pada huruf kaligrafi, bisa motif lengkung, lurus atau bisa goresan berulang, semakin dalam kita menekan, maka huruf akan semakin menonjol bila dilihat dari depan.
  8. Juga kerjakan pada bagian sekeliling/border, juga pada garis lis pinggir, demikian setengah kerjaan sederhana kita sudah nampak.
  9. Langkah selanjutnya siapkan potongan tripleks atau papan seukuran dengan lempengan alumuium yang akan kita tempel, juga siapkan lem kuning, beri lem pada kedua sisi alumunium dan tripleks, setelah kering tempelkan keuianya dan tekan-tekan dengan kain.
  10. Selanjutnya tahap ketok, alatnya menggunakan logam seperti paku tapi agak tumpul, jadi pada waktu di ketok alumunium tidak bolong tapi hanya berbekas, sedang pemukulnya menggunakan papan yang agak lebar supaya tidak meleset (pengetokan ambang 10 kali sampai 15 kali ketokan per detik)
Proses diatas hanya sekedar contoh sederhana saja dari alumunium, sedangkan cara membuat relief kaligrafi dari lembaran atau lempengan kuningan tidak beda jauh.
Demikian sedikit teknik cara membuat relief kaligrafi dari alumunium dan kuningan semoga dapat sedikit memberikan inspirasi.


Proses langkah dalam gambar:












Contoh relief kaligrafi:




Cara Membuat Kertas Daur Ulang Dengan Screen Sablon

Membuat kertas daur ulang merupakan bentuk Recycle sebagai bagian dari 3 R (Reuse Reduce Recycle). Dengan membuat kertas daur ulang berarti telah mengolah kembali (daur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat. Sehingga secara tidak langsung cara ini akan mengurangi penggunaan kertas dan sampah kertas.
Sebelum membuat kertas daur ulang, Anda perlu mempersiapkan beberapa peralatan dan bahan.

Bahan yang dibutuhkan:
  1. Kertas bekas
  2. Lem Kayu
  3. Air
  4. Zat Pewarna.
Peralatan yang dibutuhkan:
  1. Screen Sablon
  2. Ember
  3. Blender
  4. Papan atau Triplek
  5. Kain
  6. Gunting.
Proses pembuatan:
  1. Gunting kecil-kecil kertas kemudian rendam dalam ember selama sehari semalam. 
  2. Blender kertas dengan perbandingan air : kertas = 3 : 1 hingga menjadi pulp (bubur kertas). 
  3. Masukkan pulp ke dalam bak atau ember yang telah diisi air seperempatnya. 
  4. Masukkan zat pewarna secukupnya. 
  5. Larutkan sedikit lem kayu (satu atau dua sedok makan) dengan air dan masukkan ke dalam bak berisi pulp. Aduk hingga rata. 
  6. Siapkan papan atau triplek yang sebelumnya telah dilapisi dengan kain. Kemudian basahi papan dengan air. 
  7. Masukkan screen ke dalam bak, saring pulp hingga air agak hilang dan ratakan. Saat menyaring jangan terlalu tebal. 
  8. Letakkan screen secara terbalik di atas papan, gosok screen atau kain kasanya dengan perlahan sehingga pulp terlepas dari screen dan menempel pada papan. 
  9. Tutup pulp di atas papan dengan kain yang sebelumnya telah dibasahi air. 
  10. Langkah nomor tujuh hingga sembilan dapat diulang beberapa kali untuk mendapatkan kertas daur ulang beberapa lapis sekaligus. Jika tidak langsung lanjutkan ke langkah kesebelas. 
  11. Tutup dengan papan atau triplek dan berikan pemberat (bisa pakai batako) di atasnya untuk mengepres. 
  12. Biarkan selama kurang lebih satu jam hingga kandungan air berkurang. Setelahnya masing-masing pasang dapat dijemur di tempat yang panas. Ingat jemur bersama dengan kainnya. 
  13. Setelah kering kainnya dapat dibuka dengan hati-hati. Atau jika ingin hasilnya lebih rapi, sebelumnya dapat disetrika terlebih dahulu. 
  14. Selesai. Kertas hasil daur ulang telah jadi dan dapat dimanfaatkan untuk membuat aneka kerajinan tangan. 


Tips Membuat Corak di kertas:
  1. Proses tempelan Sebelum menutup campuran bubur kertas dengan kain yang sudah dibasahi, tempelkan bunga, rumput atau daun-daun kecil di atasnya. 
  2. Proses campuran Ketika memblender kertas, tambahkan bunga, rumput atau bahan alami lainnya yang akan memberikan warna dan pola khusus. 
  3. Proses press Ketika sedang mengepress kertasnya, taruhlah daun atau sesuatu yang bermotif bagus. Taruhlah papan di atasnya dan beri pemberat. 
Untuk zat pewarna bisa digunakan bahan alami seperti:
  1. Kunir, akan menghasikan warna kuning. 
  2. Daun jati, akan menghasilkan warna merah. 
  3. Daun pandan wangi atau daun suji, akan menghasikan warna hijau. 
  4. Gambir, akan menghasikan warna hitam. 
  5. Pacar cina, akan menghasikan warna merah muda. 
  6. Nila, akan menghasikan warna biru. 
 Contoh produk kertas daur ulang:




Mendesain Untuk Film Sablon Kaos Manual Di CorelDRAW

Meskipun jaman sekarang eranya mendesain dengan proses digital tapi desain manual sampai sekarang masih menjadi favorit para pengusaha kaos distro, tapi meskipun begitu kita tidak perlu repot-repot untuk membuat film dengan cara manual seperti dulu, kita cukup membuat sketsa-nya saja, adapun langkahnya sebagai berikut;

1. Buat sketsa desain yang akan kita jadikan film sablon, kemudian scan sketsa yang sudah kita buat di CorelDRAW, dalam hal ini kita hurus mempunyai perangkat keras tambahan berupa mesin scanner, cara nyeken bisa lihat disini..! misal hasil scan seperti gambar dibawah ini;


2. Untuk mempertajam gambar hasil scan kita atur dengan tekan Ctrl+B, sehingga muncul kotak dialog Brightness/Contrast/Intersity atur dengan menggeser slider atau dengan cara mengetikkan angka -100, 100, 100 seperti gambar dibawah ini;


3. Sehingga gambar akan hitam pekat, nah gambar seperti ini akan memudahkan kita untuk proses Trace Bitmap;


4. Langkah selanjutnya pada Property Bar klik tombol Trace Bitmap  pilih Outline Trace > High Quality Image... atau  bisa diperintah melalui Menu Bar > Bitmaps > Outline Trace > pilih High Quality Image... setelah proses scan objek bitmap berubah menjadi objek vector dengan warna hitam dan putih, rubah warna putih menjadi warna yang kita inginkan, dengan menggantinya pada Color Palette yang letaknya di baris kanan area kerja CorelDRAW;


5. Kira-kira hasilnya seperti ini warna putih hasil scan kalau sudah dirubah warnanya sesuai dengan warna yang kita kehendaki;


6. Langkah selanjutnya proses membuat film untuk keperluan sablon manual, untuk memudahkan pada saat proses sablon kita beri tanda cross pada setiap sudut gambar, kita buat manual saja dengan membuat objek plus dengan Freehand tool di Toolbox;


7. Gambar kita duplikat (Ctrl+D) dan geser ke samping, dan duplikat lagi sampai empat gambar, sesuai dengan banyaknya warna yang akan dipisah;


8. Pisah warna dengan membuang atau delete warna yang tidak diperlukan pada tiap-tiap gambar, misal kita membuat warna hitam, maka yang kita delete adalah warna selain hitam yaitu merah, kuning dan cokelat, begitu proses dengan pisah warna yang lainnya, dan master film sablon akan takpak seperti dibawah ini, selanjutnya kita cetak di kertas transparant, dan siap untuk di afdrug pada screen sablon;


 9. Setelah selesai disablon pada tiap-tiap warna secara manual pada kaos warna putih, hasilnya akan seperti dibawah ini;

Demikian, cara membuat desain kaos untuk diconversi menjadi film sablon manual... semoga bermanfaat